Validasi Potensi SDH untuk Penyusunan Buku RPKH Dikawal Khusus Perhutani Banyuwangi Barat

    Validasi Potensi SDH untuk Penyusunan Buku RPKH Dikawal Khusus Perhutani Banyuwangi Barat

    Banyuwangi Barat – Perum Perhutani Banyuwangi Barat melakukan pengawalan secara khusus terhadap kegiatan Validasi Potensi Sumber Daya Hutan (SDH) dalam rangka Penyusunan Buku Rencana Pengaturan Kelestarian Hutan (RPKH) KPH Banyuwangi Barat Tahun 2027 yang dilakukan oleh petugas dari Perencanaan Hutan Wilayah (PHW) V Jember selama tiga hari mulai tanggal 11 s/d 13 Februari 2026 diwilayah kerja KPH Banyuwangi Barat, pada Jum’at (13/02/2026).

    Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat, Muklisin menyambut baik kedatangan dari petugas PHW V Jember yang melakukan kegiatan validasi potensi SDH diwilayah kerjanya, hal ini sangat penting karena untuk pengelolaan hutan berkelanjutan yang dilakukan oleh pihaknya untuk jangka 10 tahun kedepan.

    “Validasi Potensi SDH adalah proses pemeriksaan, pengujian, dan konfirmasi langsung di lapangan untuk memastikan keakuratan data, kualitas, serta volume sumber daya hutan yang ada, bertujuan memverifikasi kesesuaian data inventarisasi dengan kondisi riil, memantau perubahan, serta menjadi dasar pengambilan kebijakan pengelolaan, pemanfaatan, atau perlindungan hutan yang berkelanjutan, ” jelas Muklisin

    “Untuk Penyusunan buku RPKH adalah proses perencanaan pengelolaan hutan komprehensif selama 10 tahun (daur menengah/panjang) atau 5 tahun (daur pendek) yang bertujuan mengatur fungsi produksi, sosial, dan lingkungan agar lestari, yang memuat penataan hutan, inventarisasi data, serta tebangan, dan menjadi dasar penyusunan Rencana Teknik Tahunan (RTT). Proses ini penting agar pengelolaan hutan oleh Perum Perhutani tetap berkelanjutan dan menjaga kelestarian alam serta ekosistem, ” pungkasnya.

    Kepala PHW V Jember, Yana Herdiana menjelaskan bahwa Validasi Potensi SDH yang dilakukan oleh pihaknya selama 3 hari ini dalam rangka penyusunan buku RPKH yang merupakan kegiatan inventarisasi hutan dalam menggali potensi SDH.

    “Sebagai bahan penyusun buku RPKH KPH Banyuwangi Barat tahun 2027 sampai dengan tahun 2036 atau jangka 10 tahun, validasi data yang sudah dilaksanakan Risalah tahun 2025 dan merupakan validasi ekstrak teman teman dilapangan kalau saja ada hal hal yang masih perlu untuk di cek ulang, ” terang Yana.

    “Kegiatan ini akan mengarah pada PDE 2 yaitu semua potensi diinventarisir lalu PDE 10 tebangan, PDE 12 tanaman, PDE 13 pemeliharaan, PDE 14 sadapan dan sebagainya, dari sana nanti disusun untuk rencana pengelolaan KPH Banyuwangi Barat selama 10 tahun kedepan dimulai tahun 2027, ” pungkasnya.@Red. 

    Octavia Ramadhani

    Octavia Ramadhani

    Artikel Sebelumnya

    Cipayung Plus Kompak Dukung Pengeloaan Hutan...

    Artikel Berikutnya

    Prof. Mia Amiati: Membentuk Jaksa Tangguh...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Panglima TNI Dukung Penguatan Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional
    Prof. Mia Amiati: Membentuk Jaksa Tangguh Melalui Penguasaan “Public Speaking”
    Validasi Potensi SDH untuk Penyusunan Buku RPKH Dikawal Khusus Perhutani Banyuwangi Barat
    Cipayung Plus Kompak Dukung Pengeloaan Hutan Perhutani Banyuwangi Barat
    Syukuran Ala Perhutani Banyuwangi Barat Atas Kinerja 2025

    Ikuti Kami