Madura (22/04/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura bersama Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Lombang, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan mengadakan diskusi guna membahas mekanisme kegiatan pengelolaan serta upaya pelestarian hutan, bertempat di petak 42, 43. Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Madura Barat, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Blega, Rabu, (22/04/2026).
Administratur Perhutani KPH Madura Bima Andrayuwana menyampaikan bahwa, pentingnya kolaborasi antara Perhutani dan tokoh masyarakat dalam menjaga keberlanjutan fungsi hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga sekitar hutan.
"Melalui pertemuan seperti ini, Perhutani bisa membahas strategi pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta dapat memberikan solusi bersama apabila terjadi kendala yang dihadapi di lapangan dengan tetap memperhatikan prinsip pengelolaan hutan lestari, ” ujar Bima.
Sementara itu, Abdul Sakur selaku Tokoh Masyarakat setempat, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan dan dukungan dari Perhutani. Menurutnya, sinergi yang telah dibangun solid selama ini dapat memberikan manfaat nyata, baik dalam aspek ekonomi, sosial maupun pelestarian lingkungan.
"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengelolaan hutan bersama masyarakat semakin efektif dan mampu memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian alam, ” harapnya.@Red.

Octavia Ramadhani