Probolinggo - Sebagai bentuk komitmen bersama dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan sebagai bentuk dukungan terhadap Program Nasional Indonesia Aman, Sehat, Bersih dan Indah (ASRI) yang digagas Presiden Republik Indonesia, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang, TNI/Polri dan berbagai elemen masyarakat melakukan kegiatan Karya Bhakti Terpadu Pembersihan Sampah Laut, yang berlangsung di Pantai Watu Pecak, kawasan hutan petak 19C Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bago, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pasirian wilayah administratif Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, pada Jum’at (06/02/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0821 Lumajang Mayor Inf Tanuri, Perhutani KPH Probolinggo dari jajaran RPH Bago, RPH Candipuro dan RPH Sumberurip BKPH Pasirian, TNI/Polri, Dinas Lingkungan Hidup, Forkopimca Plus, Pemdes se-Kecamatan Pasirian, Pramuka, pelajar, pegiat lingkungan, relawan dan masyarakat.
Kegiatan Karya Bhati Terpadu ini diinisiasi oleh Kodim 0821/Lumajang, sebagai respon cepat atas arahan Presiden RI terkait darurat sampah, dan sebagai bentuk dukungan terhadap Program Nasional Indonesia Aman, Sehat, Bersih dan Indah (ASRI) yang digagas Presiden Prabowo. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 800 peserta dari berbagai elemen masyarakat, sebagai wujud nyata kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Pantai Watu Pecak yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Lumajang.
Administratur Perhutani KPH Probolinggo, Akhmad Faizal, S.Hut.MM saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa pihaknya siap berkolaborasi dan mendukung kegiatan pelestarian lingkungan, terutama yang melibatkan pemerintah daerah, stakeholder dan segenap elemen masyarakat dalam upaya bersama-sama menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
“Perhutani siap berkolaborasi dan mendukung kegiatan pelestarian lingkungan terutama yang melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, stakeholder dan segenap elemen masyarakat dalam upaya bersama-sama menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Kegiatan ini menjadi bukti kuat sinergi lintas sektoral dalam mewujudkan Lumajang yang peduli lingkungan serta memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan utamanya di wilayah pesisir pantai, harus ditangani secara kolaboratif dan berkelanjutan”, tuturnya.
Sementara itu Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri menyampaikan, bahwa melalui melalui kegiatan Karya Bhakti Terpadu, khususnya di kawasan Pantai Watu Pecak, diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat gotong royong, kebersamaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Penanganan sampah saat ini menjadi perhatian nasional hingga global. Untuk itu melalui kegiatan Karya Bhakti Terpadu ini, merupakan wujud implementasi dari program serta arahan pemerintah pusat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Keterlibatan berbagai pihak menunjukan bahwa pembangunan lingkungan, kesehatan dan ekonomi dapat berjalan seiring apabila didukung senergi yang kuat”, pungkasnya.
Dengan kolaborosi bersama pemerintah daerah dan lintas sektoral, diharapkan bisa mewujudkan kelestarian alam, lingkungan yang bersih dan bisa mendukung pengembangan sektor pariwisata sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan ini sejalan dengan visi Pemkab Lumajang untuk mewujudkan daerah yang bersih, nyaman dan berdaya saing.@Red.

Octavia Ramadhani