Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Asisten Perhutani (Asper) Kalibaru memberikan pembinaan kepada segenap karyawan dan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) lingkup Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalibaru di Kantor Asper Kalibaru Jalan Kalibaru Wetan, RT 024, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (07/02/2026).
Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat melalui Asper Kalibaru, Ruspandi Tzalasa mengatakan bahwa kegiatan pembinaan ini dalam rangka meningkatkan produktifitas pengelolaan hutan diwilayah kerjanya, mulai dari bidang produksi kayu maupun getah pinus, bidang agroforestry kopi dan tentunya bidang keamanan hutan.
“Sesuai dengan tagline kick off 2026 Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur yaitu “Wajib Lebih Baik” maka kita bersama dengan LMDH selaku mitra bertekad untuk mewujudkannya dengan melakukan konsolidasi dan pembinaan, ” tegas Ruspandi.
“Dalam pengelolaan hutan berkelanjutan yang dilakukan oleh Perhutani tentunya kita tidak bisa sendiri karena harus melibatkan masyarakat disekitar hutan karena dalam pengelolaan hutan tersebut harum memberikan manfaat secara lingkungan atau ekologi, bermanfaat secara sosial kemasyarakat dan pada akhirnya memberikan keuntungan sebesar besarnya bagi masyarakat dan perusahaan, ” pungkasnya.
Haji Jamal, Ketua LMDH Lintas Gumitir mewakili Ketua LMDH lainnya mengucapkan terimakasih kepada pak Asper yang telah dilibatkan dalam rapat pembinaan membahas tentang pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
“Kami sadar sepenuhnya akan pentingnya keberadaan dalam hidup kita sehari, hutan kelola Perhutani tidak saja memberikan manfaat secara lingkungan alam tapi juga memberikan penghidupan kami sehari hari sebagai masyarakat disekitar hutan, ” tutur H Jamal.
“Misalnya sebagian besar anggota LMDH adalah bekerja sebagai penyadap getah pinus, sebagai pesanggem kopi atau kegiatan agroforestry pemanfaatan lahan dibawah tegakan (PLDT), untuk itu kami bertekad untuk melestarikan hutan karena itu akan mensejahterakan masyarakat, ” ungkapnya.@Red.

Octavia Ramadhani