Bondowoso (09/02/2026) - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso melaksanakan kegiatan syukuran yang dirangkaikan dengan rapat dinas sebagai bagian dari proses refleksi kinerja institusional atas capaian tahun 2025, yang dinilai telah menunjukkan performa positif dan progresif, baik dalam dimensi teknis pengelolaan sumber daya hutan maupun dalam dimensi nonteknis yang mencakup tata kelola organisasi, penguatan kelembagaan, serta manajemen sumber daya manusia.
Kegiatan tersebut dimaknai tidak semata sebagai seremoni apresiatif, melainkan sebagai forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja, efektivitas kebijakan operasional, serta tingkat ketercapaian indikator kinerja utama. Selain itu, forum ini juga berfungsi sebagai ruang konsolidasi pemikiran dalam merumuskan langkah-langkah implementatif dan arah kebijakan kerja tahun 2026 agar selaras dengan prinsip pengelolaan hutan lestari, akuntabilitas publik, serta peningkatan nilai tambah bagi perusahaan dan masyarakat.
Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, dalam paparannya menegaskan bahwa capaian kinerja tahun 2025 merupakan hasil dari proses kerja kolektif yang terbangun secara terstruktur dan berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan manifestasi sinergi antara pelaksanaan teknis di lapangan dengan dukungan administratif, perencanaan, dan pengendalian di tingkat kantor, yang dijalankan secara konsisten dan profesional.
“Prestasi yang dicapai merupakan outcome dari integrasi peran dan fungsi seluruh elemen organisasi. Kerja lapangan dan kerja administratif memiliki posisi yang setara dan saling melengkapi dalam satu sistem kerja yang berorientasi pada kinerja, keberlanjutan, dan tata kelola yang baik, ” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan rapat dinas ini, Perhutani KPH Bondowoso diharapkan mampu memperkuat kesamaan persepsi, meningkatkan kapasitas institusional, serta membangun komitmen organisasi dalam mengimplementasikan program kerja tahun 2026 secara terencana, terukur, dan adaptif terhadap dinamika kebijakan serta tantangan pengelolaan hutan ke depan, guna mewujudkan kinerja perusahaan yang berdaya saing sekaligus berwawasan lingkungan dan sosial.@Red.

Octavia Ramadhani