Dukung KDMP, Perhutani Probolinggo Gelar Pengukuran Lahan Bersama Pemda, Pemdes dan TNI di Lumajang

    Dukung KDMP, Perhutani Probolinggo Gelar Pengukuran Lahan Bersama Pemda, Pemdes dan TNI di Lumajang

    Probolinggo - Sebagai upaya mendukung Program Strategis Nasional pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo, Sub Kesatuan Pemangkuan Hutan (SKPH) Lumajang menggelar kegiatan pengukuran lahan untuk rencana pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang melibatkan unsur pemerintah daerah, pemerintah desa dan TNI guna memastikan proses berjalan tertib dan transparan, yang berlangsung di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, pada Selasa (10/03/2026).

    Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Administratur/KSKPH Lumajang Soegiharto Aries Soebagiyo, unsur pemerintah Kabupaten Lumajang, unsur pemerintah desa Burno dan anggota TNI yang membantu dalam pendampingan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung di lapangan.

    Wakil Administratur/KSKPH Lumajang Soegiharto Aries Soebagiyo menyampaikan, bahwa pengukuran lahan menjadi langkah penting untuk memastikan pemanfaatan kawasan hutan dilakukan secara tepat dan sesuai aturan.

    “Pengukuran ini merupakan bagian dari proses penataan kawasan untuk mendukung program Koperasi Desa Merah Putih. Dengan dukungan dari semua pihak baik dari pemerintah daerah, pemerintah desa dan TNI, kami berharap prosesnya berjalan tertib dan transparan”, tuturnya.

    Sementara itu Kepala Desa Burno, Sutondo, menyampikan bahwa pihaknya menyambut baik langkah yang dilakukan Perhutani dalam mendukung rencana pengembangan Koperasi Desa  Merah Putih (KDMP) di wilayahnya.

    “Kami sangat mengapresiasi Perhutani yang telah mendukung rencana pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di desa kami. Kami berharap kehadiran Koperasi  Desa Merah Putih (KDMP) bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar kawasan hutan, terutama untuk meningkatkan perekonomian desa”, pungkasnya.

    Dengan sinergi antara Perhutani, pemerintah daerah, pemerintah desa dan TNI, diharapkan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan tanpa mengabaikan prinsip kelestarian lingkungan.@Red. 

    Octavia Ramadhani

    Octavia Ramadhani

    Artikel Sebelumnya

    Sembako untuk Penyadap Kalisetail Dibagikan...

    Artikel Berikutnya

    Prof. Mia Amiati: Merangkai Tasbih di Pasar...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran
    Panglima TNI Tinjau Kecanggihan KRI Prabu Siliwangi-321 Yang Tiba dari Italia
    Polda Metro Jaya Dalami Kasus Richard Lee, Periksa Istri Tersangka sebagai Saksi

    Ikuti Kami