Lawu Ds (19/02/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds bersama Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Kabupaten Madiun gelar kegiatan penanaman pohon hijaukan sumber air Ngegong di Lereng Gunung Wilis dipetak 39h, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kare, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wilis Utara yang secara administratif masuk wilayah Dusun Sekalus, Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, pada Selasa (17/02/2026).
Kegiatan ini merupakan lanjutan tahap 1 s/d 3 dari program penghijauan berkelanjutan yang menargetkan penanaman sebanyak 1.000 pohon secara bertahap. Hal ini sejalan dengan komitmen Perhutani dalam pelestarian lingkungan melalui kolaborasi multipihak.
Administratur Perhutani KPH Lawu Ds Adi Nugroho saat dihubungi, mengapresiasi inisiatif LMI yang selama ini berkontrobusi lewat peduli lingkungan dalam mendukung penghijauan kawasan hutan. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan demi keberlanjutan ekosistem dan guna menahan erosi.
Adi menegaskan bahwa kegiatan penanaman ini bukan hanya upaya penghijauan, tetapi juga bentuk nyata kemitraan antara Perhutani, Stakeholder dan masyarakat desa hutan.
“Kegiatan ini merupakan langkah konkret mewujudkan hutan yang lestari dan produktif dan penghijauan merupakan investasi bagi generasi mendatang. Hutan yang lestari akan menjaga ketersediaan air dan keseimbangan ekosistem, ” Ungkap Adi
Senior Vice President LMI Jawa Timur, Agus Hariono, menyampaikan terima kasih atas dukungan Perhutani dan seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa penanaman pohon ini merupakan komitmen jangka panjang LMI dalam menjaga keseimbangan alam di kawasan Gunung Wilis. Kegiatan ini merupakan refleksi dari semangat Ramadhan yang tidak hanya dimaknai secara ibadah personal, tetapi juga diwujudkan dalam aksisosial dan kepedulian terhadap alam.
“Menjelang Ramadhan, kami ingin mengajak masyarakat untuk menyambut bulan penuh berkah ini dengan langkah nyata menanam pohon sebagai investasi kebaikan jangka panjang, sekaligus berbagi kepada sesama, ” ujarnya.
Kegiatan ini semoga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian. Melalui kegiatan Penanaman Pohon dan Bakti Sosialini, LMI Madiun berharap tumbuh kesadaran bahwa menjaga lingkungan dan berbagi kepada sesama adalah dua nilai yang berjalan beriringan, terlebih dalam momentum menyambut Ramadhan.
“Program ini akan terus dilanjutkan hingga target 1.000 pohon tercapai, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kawasan hutan dan daerah resapan air, ” ujarnya.
Lembaga Manajemen Infaq (LMI) merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) yang berdiri sejak 1995 dan aktif dalam program pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta kegiatan sosial keagamaan dan lingkungan. Sejak 2016, LMI berstatus sebagai Laznas Nasional dan terus berkomitmen memperkuat kebermanfaatan bagi masyarakat Indonesia.@Red.

Octavia Ramadhani