Madura (23/04/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura bersama Tim PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) melakukan survey lokasi rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV di wilayah kawasan hutan negara petak 13, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Madura Barat, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sepulu. Kamis (23/04/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Perhutani KPH Madura, Melalui Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Frans Suady Bachri dan jajaran, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) wilayah Sumenep, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sampang, PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB).
Administratur Perhutani KPH Madura Bima Andrayuwana menyampaikan bahwa, "Perhutani sangat mendukung upaya PT. PLN (Persero), dalam melakukan survey lokasi untuk rencana pembangunan SUTT sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, pembangunan SUTT merupakan program pemerintah untuk memenuhi cadangan listrik, " katanya.
"Lanjut Bima, Kegiatan penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan pembangunan di luar kehutanan ini telah diatur dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perencanaan Kehutanan, Perubahan Peruntukkan Kawasan Hutan, dan Penggunaan Kawasan Hutan, ” jelasnya.
Sementara itu salah satu Tim PT. PLN (Persero) UIP JBTB Setiawan, menyampaikan terima kasih kepada Perhutani KPH Madura yang telah mendukung untuk melakukan koordinasi dan kegiatan survei lokasi, dalam rangka rencana pembangunan SUTT. "Kami berharap sinergi dan dukungan dari Perhutani KPH Madura terus terjalin dengan baik. Sehingga rencana pembangunan SUTT 150 kV dapat terealisasi dengan baik dan memberi manfaat lebih luas, ” tuturnya.@Red.

Octavia Ramadhani