Lawu Ds (27/02/2026) - Dalam upaya memperkuat peran Perhutani dalam pengelolaan hutan berkelanjutan berbasis kemitraan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds menyelenggarakan kegiatan sosialisasi, monitoring dan evaluasi Perjanjian Kerja Sama (PKS), validasi data agroforestry tahun 2026, serta pembahasan regulasi terbaru bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah kerja Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ponorogo Timur pada Selasa (24/02/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis Perhutani dalam memastikan implementasi kerja sama agroforestry berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan pemahaman serta sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam mendukung keberlanjutan fungsi produksi, ekologi, dan sosial kawasan hutan.
Kegiatan dikemas dalam rangka Sosialisasi, Monev PKS dan Validasi data terbaru tahun 2026. acara berlangsung interaktif melalui diskusi langsung antara petugas Perhutani dan masyarakat.
Administratur Perhutani KPH Lawu Ds melalui Asisten Perhutani BKPH PonorogoTimur, R. Mairino Armis menyampaikan regulasi Kebijakan terbaru terkait Kemitraan Perhutani dalam pemanfaatan kawasan hutan Bidang Agroforestri dan bahwa penerapan sistem agroforestry merupakan salah satu strategi penting dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Melalui pola tanam terpadu antara tanaman kehutanan dan pertanian, masyarakat diharapkan dapat memperoleh manfaat ekonomi tanpa mengabaikan fungsi ekologis kawasan hutan.
Mairino menambahkan diharapkan mitra harus mendukung aktif dan bertanggung jawab terkait dengan tugas dan kewajiban mitra kerjasama agroforestry yang dituangkan dalam regulasi yang ditentukan oleh Perhutani, ujarnya.
Sementara itu, Ketua LMDH Gombak Lestari Slamet mewakili LMDH Lainya menyambut baik kegiatan sosialisasi dan validasi data dengan aturan regulasi terbaru tersebut. Ia menilai pemahaman yang baik mengenai agroforestry akan membantu masyarakat dalam mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, kami sangat membutuhkan pendampingan bimbingan dari Perhutani, ungkapnya
Melalui sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan hutan. Kerja sama Agrovorestry antara Perhutani dan LMDH sangat diperlukan untuk memastikan kegiatan agroforestry berjalan sesuai ketentuan dan memberikan hasil optimal untuk terus menjaga keamanan serta kelestarian kawasan hutan.@Red.

Octavia Ramadhani